- PADANG
a. Pantai Caroline
Pantai Caroline adalah objek wisata yang terletak di
Bungus-Sumatera Barat tepatnya dikota padang. Yang menjadi daya tarik Pantai
ini dikenal memiliki air yang jernih dan ketika siang hari warnanya menjadi
biru. Dan juga Satu hal yang unik lagi dari Pantai Caroline ini adalah jejeran
pohon pinus yang tumbuh di sepanjang kawasan pantai yang membuat kesan rileks
nan rindang untuk wisatawan yang datang. Pantai ini terkenal akan
kebersihannya, jarang sekali terlihat sampah-sampah berserakan yang membuat
keindahan pantai tidak tercemari.
Perjalanan untuk kepantai ini kita bisa menggunakan mobil
pribadi atau sewa yang bertarif 300-350 ribu rupiah per harinya. Selain itu
cara lain untuk menuju pantai juga bisa naik angkot dengan no. 437 yang
terdapat di kota dekat perbatasan jalur hutan monyet.
b. Tapi Lauik

Tapi Lauik (Pantai Padang) berlokasi di pusat kota Padang
dan seakan menjadi seperti lokasi alun-alun tepi pantai yang selalu ramai
terutama akhir pekan. Tapilauik ini
hanya berjarak 1 km saja dari pusat kota Padang dan sangat mudah dijangkau.
Yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke pantai
padang yaitu di sekitar pantai wisatawan bisa sambil merasakan deburan ombak
lautnya dan di beberapa titik pantai, terdapat batu-batu besar yang juga
menjadi spot cantik untuk berfoto-foto terutama saat siang hari di mana
pemandangan laut pantai paling bagus karena maksimalnya cahaya matahari. Tetapi
waktu terbaik dan terfavorit untuk mengunjungi pantai ini adalah menjelang
matahari terbenam, sebab Tapi lauik adalah lokasi favorit untuk melihat
matahari terbenam yang terkenal terlihat indah.
c. Pantai Pasir Jambak
Pantai Pasir Jambak berlokasi di kota Padang. Hal yang
menjadi daya tarik dari pantai pasir jambak yaitu pada saat sore hari untuk
melihat sunset dan selalu ramai dikunjungi
terutama oleh muda mudi,serta menyajikan panorama yang indah yang pas sekali
kita nikmati bersama orang tersayang.
Selain dengan motor/mobil pribadi ataupun rental, Anda juga
bisa menggunakan angkutan umum yang tujuannya ke Lubuk Buaya kemudian disambung
angkutan langsung ke arah pantai. Pada jalur menuju Bukittinggi, sekitar di km
14 akan ada petunjuk jalan di mana Anda harus belok kiri menuju lokasi pantai.
Pantai ini tepatnya masuk ke dalam wilayah kecamatan Kotao Tangah atau dalam
bahasa Indonesia artinya Kota Tengah. Secara umum memang kontur pantai dan
pasir yang ada di pantai ini tipikal dengan pantai-pantai lain di kota Padang,
dengan pasir yang lebih kecokelatan dan ombak yang cukup aktif.
d. Kawasan Kota Tua
Kawasan Kota Tua Padang terletak di pinggiran Sungai
Batang Arau yang merupakan sungai besar yang mengaliri kota Padang dan bermuara
di Laut dekat Gunung Padang. Dan dikenal menjadi salah satu daerah penting yang
berperan dalam perjuangan perebutan kemerdekaan Indonesia dan perjuangan
setelah kemerdekaan.
Kawasan ini terletak sekitar 14 km dari pusat kota Padang
dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Kota Tua juga terletak dekat dengan
Jembatan Siti Nurbaya yang tersohor , sehingga pemandangan jembatan dari
pinggir jalan kawasan kota tua terlihat indah.
Untuk mengarungi jalanan di kawasan Kota Tua wisatawan
bisa berjalan kaki di tepian sungai sambil memperhatikan bangunan-bangunan
klasik yang tersisa sambil mengambil gambar. Atau bila merasa itu melelahkan
wisatawan bisa menggunakan mobil untuk melintasi kawasan yang memanjang di
pinggir sungai.
Kawasan kota Tua merupakan kawasan peninggalan
bangunan-bangunan zaman Belanda,dan daya tarik dari Kawasan Kota Tua yaitu
memiliki sebuah klenteng Cina yang sering dinamakan Klenteng Shie hin Kiong
yang juga sudah ada sejak abad 19 yang menjadi bukti banyaknya pedagang Cina
yang singgah di kawasan ini. Klenteng ini juga kabarnya satu-satunya yang ada
di Sumatera Barat. Saat ini bahkan klenteng tersebut masih aktif digunakan oleh
warga Cina yang tinggal di sekitar kawasan kota tua. Maka tak heran bila
Kawasan Kota Tua ini juga identik dengan Kampung Cina .
e. Lubuk Minturun
Lubuk Minturun terletak di Padang. Daya tari dari lubuk
minturun ini merupakan salah satu wilayah di Pulau Sumatera yang masih memiliki
alam yang belum terjamah dengan pembangunan modern yang merusak dan wisatawan
bisa menemukan hamparan alam raya nan hijau dari hutan-hutan lindung, sawah,
bukit-bukit serta tebing yang menghadirkan udara segar nan sejuk.
Lubuk Minturun ini terletak sekitar 10 km ke arah utara
dari pusat kota Padang yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit dengan
mobil atau motor. Selain itu ada juga akses dengan angkutan umum dengan tujuan
Lubuk Minturun.
Lubuk Minturun dikenal pula sebagai tempat untuk
melakukan manasik haji bagi para jemaah haji Sumatera Barat yang terletak di
sekitar kawasan hutan nan sejuk. Jadi memang tempat ini akan ramai di sekitar
menuju bulan haji datang. Berada di atas daerah tempat manasik haji yang kerap
disebut miniature Mekah.
f. Pantai Aie Manih ( Pantai Air Manis )
Pantai Air Manis atau juga disebut dengan pantai malin
kundang. Dari namanya tersebut bisa menjadikan daya tarik bagi pantai ini yaitu
legenda malin kundang yang dikutuk jadi batu karena durhaka kepada ibunya.
Berkunjung ke kota Padang rasanya belum afdol bila belum berkunjung ke pantai
ini sebab di sana memang terdapat batuan yang menyerupai kapal serta malin
kundang yang sedang bersujud.
Untuk menuju kepantai ini,perjalanan bisa ditempuh selama
hanya 30-45 menit saja. Jalan menuju pantai Terletak tidak terlalu jauh dari
pusat kota Padang, hanya sekitar 15 km bila menggunakan kendaraan pribadi atau
bisa juga dengan angkutan umum yang langsung menuju kawasan bisa dituju dengan
beberapa jalur.
Daya tarik lain yang ditawarkan yaitu Pasir di pantai ini
juga lebih cokelat daripada pantai pada umumnya namun sangat halus. Selain
panorama pantainya tentunya semua perhatian wisatawan yang datang langsung akan
tertuju pada seonggok batuan yang terletak di sebelah kiri pantai yaitu batu
Malin Kundang.
g. Taman Siti Nurbaya dan Jembatan Siti Nurbaya
Taman Siti Nurbaya berlokasi di Gunung Padang yang
merupakan bukit gunung dekat kota Padang yang berjarak sekitar 15 km dari pusat
kota.
Daya tarik dari objek wisata ini yaitu cerita rakyatnya atau legenda seorang gadis
bernama Siti Nurbaya .Dalam kisah tersebut Siti Nurbaya merupakan seorang gadis
yang harus berpisah dengan kekasihnya karena harus menerima perjodohan yang
dilakukan orang tuanya dengan seorang saudagar kaya raya yang sudah sangat
tua.
Taman Siti Nurbaya ini juga letaknya dekat dengan
jembatan besar di kota Padang yang diberi nama sama yaitu Jembatan Siti
Nurbaya. Jembatan Siti Nurbaya adalah jembatan besar yang berdiri di atas
Sungai/Muara Batang Arau yang juga menjadi penghubung menuju lokasi Taman Siti
Nurbaya. Sekitar 500 dari jembatan kita tibalah di lokasi Taman Siti Nurbaya
yang berada di atas bukit. Konon berdasarkan cerita dari masyarakat dahulu
taman ini dijadikan tempat Syamsul Bahri dan Siti Nurbaya memadu kasih semasa
hidupnya. Untuk menuju taman pengunjung harus menaiki anak tangga sekitar 1 km
kemudian sampai di taman nan asri yang ditumbuhi pepohonan rindang. Di ujung
bagian taman ada bongkahan batu besar yang diketahui merupakan pintu masuk
menuju makam Siti Nurbaya. Mungkin lebih mirip seperti sebuah goa kecil di
mulut pintu masuk makam. Pengunjung yang datang ke taman dikenakan biaya hanya
sebesar 2000 rupiah.
Daya tarik Taman Siti Nurbaya selain makamnya adalah
tentunya tamannya itu sendiri yang masih sangat asri ditambah dengan
pemandangan nan indah. Berada di puncak bukit Padang membuat taman ini sebagai
tempat yang tepat untuk melihat pemandangan kota Padang dari atas, dan tentunya
juga pemandangan laut lepas kota Padang yang ada di sisi lain taman.
h. PANTAI NIRWANA
Pantai Nirwana berlokasi 14 kilometer dari kota Padang,
berada dekat dengan pelabuhan Teluk Bayur yang tersohor itu. sebuah obyek
wisata pantai Nirwana yang sangat elok dan eksotis serta berhias dengan
pohon-pohon kelapa tertiup angin yang melambai-lambai menambah eksotisnya. Di
pantai Nirwana juga terdapat perahu-perahu nelayan yang bersandar di tepian
pantai menambah lengkapnya suasana pantai.
Daya tarik dari objek wisata yang dimiliki oleh pantai
ini yaitu pemandangan yang sangat indah
terlebih lagi saat sore hari, saat matahari tenggelam, pancaran sinar matahari
yang membanjiri air pantai dan menghiasi perahu nelayan membuat sebuah karya
alam yang sangat indah. Tidak hanya itu kalian juga bisa menikmati indahnya
lampu sorot dari pelabuhan Teluk Banyur.
i. PANTAI BUNGUS
Pantai Bungus terletak di Teluk Bungus yang tenang,
kurang lebih 20 km sebelah selatan Padang. Pantai ini mudah dicapai dengan
transportasi darat. Pemandangan alamnya indah serta bukit-bukit yang
mengelilingi pantai tampak seperti menara pandang ke arah laut lepas. Air
lautnya hangat dan aman untuk berenang.
Dari sana, kita bisa menjelejahi lautan menuju
pantai-pantai terdekat di lepas pantai Padang seperti Pulau Sirandah, Sikowi,
Bintangur, Pasumpahan dan pulau lainnya. Pantainya landai dengan pasir putih
yang cocok untuk berbagai aktivitas seperti berenang, menyelam, berjemur atau
bersampan menuju pulau-pulau kecil tidak jauh dari Pantai Bungus. Bentuk
pantainya menyerupai bulan sabit. Di tepi pantai tersedia fasilitas wisata
seperti payung pantai dan kursi-kursi malas untuk berjemur.
Bila ingin bersantai, kita bisa duduk di tepi pantai
sambil menikmati matahari terbenam di teluk yang menakjubkan ini. Duduk-duduk
di bawah pohon kelapa yang rindang di sekitar pantai juga mengasyikkan,
menyaksikan aktivitas nelayan menangkap ikan, apalagi sambil menyantap makanan
laut (seafood) dan hidangan lainnya di restoran-restoran yang bertebaran di
tepi pantai. Ada satu kegiatan yang juga sering dilakoni para pelancong di
Pantai Bungus, yaitu memancing. Sungguh nikmat. Suasana hening ditingkahi
deburan ombak akan memberikan kenikmatan tersendiri bagi wisatawan.
j. Museum Adityawarman
Museum Adityawarman dan terletak di Jalan Diponegoro No
10, Padang. Museum Adityawarman didirikan pada tahun 1974, dan dibangun di atas
tanah seluas 2,6 hektar. Museum ini diresmikan pada tanggal 16 Maret 1977 oleh
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Syarif Thayeb.
Museum ini juga mendapatkan julukan sebagai Taman Mini ala Sumatera Barat.
Sebagai museum budaya, Museum Adityawarman memiliki dan melestarikan cagar
budaya Minangkabau dan sekitarnya dan beberapa cagar budaya Nasional, salah
satunya adalah rumah adat Minang yaitu rumah Bagonjong atau Baanjuang. Koleksi
museum ini terbagi menjadi 10 jenis koleksi yaitu geografika, etnografika,
historika, biologika, arkeologika, numismatika, keramologika, filologika,
teknalogika dan seni rupa. Museum Aditywarman juga memiliki peninggalan sejarah
salah satunya adalan peninggalan Kerajaan Dharmasraya berupa duplikat patung
Amoghapasa dan patung Bhairawa.
l. Air Terjun Tiga Tingkat

Air terjun tiga tingkat berada Didesa Koto Lubuk Hitam
Cindakir, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, di tempat itu terdapat sebuah obyek wisata
yang masih terjaga betul keindahanya karena belum banyak terjamah oleh manusia.
Air Terjun Tiga Tingkat namanya, atau masyarakat sekitar sering menyebutnya Air
Terjun Tigo Tingkek. Berada di ketinggian 600 meter dari permukaan laut
menjadikan obyek wisata ini memiliki udara yang segar.
Daya tarik dari air terjun ini yaitu air terjun terdiri
dari tiga tingkat sesuai dengan namanya, ketinggian ketiga tingkatan air terjun
ini mencapai 1000 meter lebih. Untuk tingkat pertama dan kedua jalur nya masih
mudah untuk di tempuh untuk wisatawan, namun jika para wisatawan yang berniat
ingin mencapai tingkat ketiga, diharapkan lebih waspada dan hati-hati karena
jalurnya begitu terjal serta licin. Keindahan alam yang ditawarkan oleh obyek
wisata ini benar-benar indah ditambah dengan udara segar akan membuat wisatawan
betah untuk berlama-lama disini.
m. Sitinjau Lauik
Sitinjau lauik adalah tempat yang cocok bagi kalian yang
ingin menikmati keindahan kota Padang dari ketinggian, sitinjau lauik Berada di
ketinggian 1000 meter lebih dari permukaan laut memang membuat tempat yang satu
ini dijadikan tempat untuk menikmati keindahan kota Padang dari ketinggian. Daya
tarik dari sitinjau lauik yaitu memiliki
udara yang sejuk dan menyegarkan sangat cocok untuk menghilangkan penat dan
stres akibat rutinitas sehari-hari.
Sitinjau Lauik memiliki dua pos, di pos pertama kalian
belum bisa menikmati keindahan kota Padang, namun sudah bisa menikmati
pemandangan hijaunya perbukitan. Dan di pos kedua yang ditandai dengan adanya
gazebo dengan atap berbentuk rumah adat khas Minang inilah kalian bisa melihat
pemandangan yang sangat mempesona. Hamparan perbukitan hijau yang mengelilingi
kota padang berpadu dengan hamparan biru Samudera Hindia yang luas begitu
menyejukan hati dan mata, sangat indah sekali.
n. Miniatur Makkah

Bagi umat Islam yang ingin berangkat ke tanah suci,
Miniatur Makkah merupakan tempat yang tepat untuk latihan. Dibangun pada tahun
2000, Miniatur Makkah bukan hanya menjadi daya tarik bagi calon jemaah haji,
tapi juga bagi mereka yang ingin sekadar bertamasya. Tempat wisata di Padangitu
memang dirancang sedemikian rupa hingga mirip dengan tanah suci Makkah. Di
pojok kiri kawasan tersebut, terdapat Masjid Nurzikrillah yang hanya dibuka
pada waktu-waktu solat saja. Aksesnya cukup mudah ditempuh; dengan kendaraan
pribadi atau bis wisata dari Kota Padang selama kurang lebih setengah jam. Anda
juga tidak akan dikenakan tiket, melainkan biaya
o. Batang arau
Batang arau yaitu nama sungai yang ada di padang. Batang
Arau ini berhulu sampai pada kawasan Bukit Barisan, dan aliran batang arau pada
bagian muaranya membagi kawasan di kota Padang dengan bukit yang dikenal dengan
nama Gunung Padang. Sungai Muara arau juga sebagai pelabuhan muara padang yang
difungsikan oleh para nelayan serta sebagai pintu gerbang antar pulau dari atau
ke padang, kepulauan mentawai, pulau sikuai, dan sekitarnya. Dahulunya batang
arau ini merupakan sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan colonial belanda
serta juga sebagai pintu gerbang perdagangan sumatera barat
p. Pulau Sikuai
Pulau sikuai merupakan salah satu pulau yang terletak di
sisi barat pulau Sumatera dan lebih tepatnya berada diwilayah kecamatan Bungus
Teluk Kabung kota padang.Pulau ini terletak sekitar setengah mil laut dari
pusat kota dan dapat dicapai dengan menggunakan transportasi laut seperti
kapal, melalui pelabuhan Muara dalam waktu tempuh sekitar 45 menit dan dari
dermaga Airud Bungus dalam waktu tempuh sekitar 35 menit.
Daya tarik dari pulau ini yaitu memiliki panorama yang
aduhai,mulai dari jernihnya dan birunya air laut , ombak yang tenang, pasir pantai yang sangat lembut dan
bersih, serta jauh dari hiruk-pikuk pengunjung ,hingga pesisir desa yang
ramah.Berbagai kegiatan dapat wisatwan lakukan untuk menikmati keindahan Pulau
Sikuai. wisatawan bisa melihat indahnya biota laut dengan snorkeling, berenang
di pantai atau mendayung kano di tengah laut. wisatawan juga dapat bersepeda
mengelilingi pulau, trekking ke hutan tropis, dan masih banyak lagi.
Contact :
HP +6285374771985
Telp 0752 624996
Contact :
HP +6285374771985
Telp 0752 624996

Tidak ada komentar:
Posting Komentar